<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9205398025239337139</id><updated>2011-04-21T22:00:00.968-07:00</updated><title type='text'>[SOSIOCARE]</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sosiocare.ssgi.us/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sosiocare.ssgi.us/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SSGI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SRqFGvJTj6I/AAAAAAAAEjc/07Sl0JonUV4/S220/TFTD%2B2008-04-23.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9205398025239337139.post-1113223634839994741</id><published>2008-02-19T16:28:00.001-08:00</published><updated>2008-02-20T03:20:24.720-08:00</updated><title type='text'>Home</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t0OYp89wI/AAAAAAAAATI/MBuQ5SK0WHM/s1600-h/image002.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168852787823179522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t0OYp89wI/AAAAAAAAATI/MBuQ5SK0WHM/s320/image002.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,153,0)"&gt;“Jika engkau ingin membahagiakan Aku dan membuat Aku merasa puas, engkau hanya perlu melihat Aku pada setiap mahluk hidup layani semua mahluk hidup seolah engkau melayani Aku dan berdoa kepadaKu, itu merupakan prosedur persembahyangan yang paling pantas, itu sudah merupakan jalan suci yang akan membawamu enuju pada-Ku.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pelayanan tidak hanya terbatas pada pelayanan individual. Melayani masyarakat juga merupakan pelayanan. Setiap tindakan yang membawa keuntungan bagi negara merupakan pelayanan. Seseorang hendaknya mengalami rasa ketuhanan pada saat melakukan pelayanan. Untuk kepentingan pelayanan kita tidak perlu memiliki tempat, atau perlindungan atau nasehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana pun kita rasa perlu, layanilah. Tidak ada perbedaan antara tindakan dan pelayanan. Tidaklah penting apakah engkau melayani orang miskin atau kaya. Engkau hendaknya mampu melayani siapa pun, di mana pun, dan dalam keadaan apa pun. “Melayani siapa saja sesungguhnya adalah melayani Tuhan karena Tuhan ada dalam semua. Pengurangan rasa sakit atau pengurangan kesedihan dan kegembiraan yang engkau berikan kepada mereka yang sakit atau sedih pasti sampai pada-Nya karena Tuhan ada dalam hati mereka, dan Tuhanlah yang Utama yang mereka panggil. Cobalah melayani orang yang taat kepada Tuhan; jadilah pelayan dari para pelayan Tuhan. Pelayanan terhadap orang hanyalah pada orang-orang yang membuat engkau dapat melayani Tuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak fenomena di negara tercinta ini, seperti kemiskinan, kekeringan, bencana alam, dan lain-lain yang menuntut adanya kepedulian sosial. Pemerintah pun tiada hentinya mengimbau masyarakat agar meninkatkan kepedulian sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai implementasi atas ajaran Baba yang tertuang dalam wacana di atas dan sekaligus sebagai bentuk partisipasi dalam program pemerintah, Organisasi Sai senantiasa berusaha untuk melakukan berbagai kegiatan sosial melalui program Sociocare-nya, sebuah program sebagai wujud kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat. “Sebagai insan yang terlahir di dalam masyarakat, engkau mempunyai kewajiban untuk bekerja demi kesejahteraan dan ...masyarakat.”, demikian sabda Baba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat melakukan pelayanan ini dilandasi oleh keyakinan akan ajaran Baba bahwa setiap kegiatan pelayanan tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang dilayani, tetapi juga bagi mereka yang melayani karena kegiatan itu memurnikan hati mereka. Kegiatan-kegiatan pelayanan itu dijadikan sarana pembelajaran bagi partisipan Sai untuk mengasah kepekaan sosial, meningkatkan bakti, dan semangat berbagi kepada sesama. Agar dapat berbagi, keinginan-keinginan harus dibatasi. Dan untuk hal ini Organisasi Sai melaksanakan “Program Pembatasan Keinginan (Ceiling on Desires)“,yang makna dasarnya, menurut Baba,adalah “daripada menghabiskannya untuk kesenangan pribadi, sebaiknya kita menghabiskan uang untuk melayani orang miskin dan orang-orang yang membutuhkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t18Yp89yI/AAAAAAAAATY/5XPrsfn64Ro/s1600-h/8.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168854677608789794" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 159px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 113px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t18Yp89yI/AAAAAAAAATY/5XPrsfn64Ro/s320/8.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Orang-orang miskin, orang-orang terlantar, orang-orang yang menderita sakit dan cacat, orang-orang yang tersia-siakan dan anak-anak yatim piatu, yang disediakan tempat tinggal dan dilayani oleh oganisasi, tidak hanya memperoleh keringanan dan pertolongan, tetapi juga memperoleh harapan dan hiburan, kasih dan cahaya, kedamaian dan kegembiraan dalam hidup mereka. Bisa dirasakan senyum merekah diwajah keriput sang Kakek, yang di desanya diadakan program pengadaan air bersih, begitu juga senyum ceria anak-anak Panti Asuhan saat bercengkrama dengan anak-anak balvikas.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9205398025239337139-1113223634839994741?l=sosiocare.ssgi.us' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sosiocare.ssgi.us/feeds/1113223634839994741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9205398025239337139&amp;postID=1113223634839994741' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/1113223634839994741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/1113223634839994741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sosiocare.ssgi.us/2008/02/home.html' title='Home'/><author><name>SSGI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SRqFGvJTj6I/AAAAAAAAEjc/07Sl0JonUV4/S220/TFTD%2B2008-04-23.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t0OYp89wI/AAAAAAAAATI/MBuQ5SK0WHM/s72-c/image002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9205398025239337139.post-8633344111784154028</id><published>2008-02-19T16:27:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T02:59:30.133-08:00</updated><title type='text'>S.A.I.R.A.M</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:180%;"  &gt;S . A . I . R .A . M&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ocial &lt;/span&gt;A&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ction&lt;/span&gt; I&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;nitiative &lt;/span&gt;R&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;elief&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;A&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;nd&lt;/span&gt; M&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;ercy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SAI RAM LHOKSUEMAWE (kilas balik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7utFYp8-GI/AAAAAAAAAV4/SlB5euSnhZI/s1600-h/image003.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 123px;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7utFYp8-GI/AAAAAAAAAV4/SlB5euSnhZI/s320/image003.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168915305367140450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pasca kejadian Tsunami yang menghancurkan sebagian besar wilayah Aceh, Sai Center&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; dari Medan (Sumatera Utara) bekerja-sama dengan beberapa anggota Central Council, melakukan survey ke daerah Lhoksuemawe dan menyalurkan bantuan perangkat penyulingan air bagi para penduduk local yang memang sangat membuthkan supplai air bersih di daerahnya. Para sevadal dari Sai Center Medan bekerja-keras untuk menyeleSaikan proyek ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SAI RAM ACEH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7utdop8-HI/AAAAAAAAAWA/-OaPDFhPvxM/s1600-h/image005.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 135px;" src="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7utdop8-HI/AAAAAAAAAWA/-OaPDFhPvxM/s320/image005.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168915721978968178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-size:85%;" &gt;Bantuan Medis untuk korban bencana tsunami di Banda Aceh&lt;br /&gt;Gempa-bumi terdashyat dalam kurun waktu 40 tahun telah terjadi pada tanggal 26 Desember 2004, tepatnya di kedalaman Samudera Hindia di pesisir barat pulau Sumatera, yang mengakibatkan gelombang air laut raksasa (tsunami) menerjang desa-desa dan pemukiman tepi pantai di berbagai negara bagian Asia Selatan dan Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 150,000 orang tewas dan jumlah ini masih terus bertambah (hingga laporan ini ditulis), ratusan ribu orang terluka dan lebih dari sejuta orang kehilangan tempat tinggal. Lebih dari separuh korban tersebut berada di propinsi Aceh di Indonesia.&lt;br /&gt;Para sukarelawan Organisasi Sai langsung mengformulasikan agenda kegiatan untuk memberikan bantuan segera serta rencana-rencana rehabilitasi bagi para korban tsunami di berbagai pelosok yang mengalami kehancuran di Aceh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SAI RAM NIAS (KILAS BALIK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uuSYp8-JI/AAAAAAAAAWQ/zzRoNvkYrUs/s1600-h/image011.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uuSYp8-JI/AAAAAAAAAWQ/zzRoNvkYrUs/s320/image011.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168916628217067666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kondisi Pulau Nias setelah bencana gempa bumi masih menyisakan banyak pekerjaan guna mengembalikan kesejahteraan masyarakat di sana. Sebagian besar gedung-gedung sekolah mengalami kerusakan parah sehingga mengakibatkan para anak-anak sekolah terlantar tanpa bekal alat-alat tulis untuk melanjutkan pendidikannya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dalam menanggapi situasi demikian, Sai Study Group Medan menyelenggarakan program distribusi alat-alat sekolah pada tanggal 18 Juni 2005 di Sekolah Dasar dan Menengah “Yayasan Budi Bhakti” di Gunung Sitoli, ibu-kota Pulau Nias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAI RAM JEMBER &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uvxIp8-LI/AAAAAAAAAWg/lKEQBVd-6LY/s1600-h/image017.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 183px; height: 124px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uvxIp8-LI/AAAAAAAAAWg/lKEQBVd-6LY/s320/image017.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168918256009672882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pembangunan Rumah Sederhana untuk Korban Banjir &amp;amp; Tanah Longsor di Jember&lt;br /&gt;Peristiwa banjir bandang &amp;amp; tanah longsor yang terjadi di Jember (Jawa Timur) pada tanggal 1 Januari 2006 (dini hari). Telah menimbulkan  korban jiwa, puluhan luka-luka dan riban orang harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.&lt;br /&gt;Sebagaimana biasanya di phase emergency Sai Indonesia  bersama SSG setempat bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Lebih lanjut langkah ini diikuti Sai Center di Indonesia&lt;br /&gt;Sebagai wujud kepedulian antar sesama, pada phase rehabilitasi dan restrukturisasi dibangun 10 rumah sederhana untuk  warga yang kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;" &gt;SAI RAM PENGANDARAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uwEYp8-MI/AAAAAAAAAWo/LtrtSp6sfa4/s1600-h/image019.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uwEYp8-MI/AAAAAAAAAWo/LtrtSp6sfa4/s320/image019.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168918586722154690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Walaupun bencana datang secara silih-berganti menerpa bumi pertiwi, namun cobaan alam ini tidak pernah menyurutkan semangat dan dedikasi para Sadhaka Sai untuk senantiasa turun ke lapangan dan mengulurkan tangan membantu sesama saudara yang sedang mengalami musibah. Hal ini dibuktikan ketika terjadi gempa bumi tektonik yang memicu terjadinya bencana Tsunami di kawasan Panggandaran, Jawa Barat. Para sevadal dari Sai Study Group Bandung bahu membahu bersama-sama dengan aparat mengirimkan bantuan bahan-bahan makanan kepada para korban bencana di daerah Ciamis dan Tasikmalaya berturut-turut pada tanggal 19 &amp;amp; 21 Juli 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;SAI RAM BEMGKULU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxGIp8-OI/AAAAAAAAAW4/AwkkyTQEjLE/s1600-h/image021.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxGIp8-OI/AAAAAAAAAW4/AwkkyTQEjLE/s320/image021.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168919716298553570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Untuk kesekian kalinya, alam ini memperlihatkan kekuatannya atas umat manusia, yaitu dalam wujud gempa-bumi dashyat di Bengkulu, yang tercatat sebagai berkekuatan 7.6 skala Richter. Ribuan orang langsung kehilangan tempat tinggalnya dan menurut catatan dari pemerintahan setempat, sebanyak kurang-lebih 100 orang meninggal dunia dalam musibah tersebut.&lt;br /&gt;Permohonan bantuan kepada dunia dikumandangkan oleh para penduduk setempat dan pemerintah Indonesia. Lebih lanjut organisasi Sai mengirimkan sebanyak youth untuk misi kemanusiaan ini. Para youth membawa serta berton-ton beras, selimut, obat-obatan, kompor, mie instant, sabun dan makanan kaleng; yang diterbangkan ke lokasi dengan bantuan pesawat militer Hercules yang disediakan oleh wakil presiden, Ibu Megawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAI RAM BANJAR NEGARA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uwpYp8-NI/AAAAAAAAAWw/rIb3XWhzrR4/s1600-h/image023.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uwpYp8-NI/AAAAAAAAAWw/rIb3XWhzrR4/s320/image023.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168919222377314514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pada saat terjadinya tanah longsor di Banjarnegara - Jawa Tengah, SSGI didampingi Korwil IV dan SSG Yogyakarta yang diwakili oleh Ibu Zuki dan tim terketuk untuk memberi perhatian dan bantuan berupa pakaian dan makanan pada para korban bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;SAI RAM YOGYAKARTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxWYp8-PI/AAAAAAAAAXA/mj4GtBD6uow/s1600-h/image025.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 72px;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxWYp8-PI/AAAAAAAAAXA/mj4GtBD6uow/s320/image025.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168919995471427826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Gempa yang dahsyat telah menyebabkan ribuan orang dalam sekejap kehilangan harta benda, tempat tinggal, bahkan tidak sedikit yang kehilangan sanak keluarga.&lt;br /&gt;Segera setelah kejadian tim dari SSGI segera melakukan bertindak. Dari hasi pengamatan dilapangan, SSGI segera menugaskan Sai Emergency Tim untuk menyusun dan melakukan tindakan peanggulangan korban bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya, langkah-langkah yang dikoordinir oleh Bro. Danesh dibantu oleh jajaran pengurus SSG Jogyakarta mendapat respon yang sangat antusias tidak hanya dari Kalangan ai Indonesia, tapi juga dari kalangan Regional ataupun Sai Internasional. Penanganan pasca gempa disusun dalam  3 tahapan meliputi: Phase emergency, Rehabilitasi dan Restrukturisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxr4p8-QI/AAAAAAAAAXI/8JOp_LYgSr4/s1600-h/image027.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uxr4p8-QI/AAAAAAAAAXI/8JOp_LYgSr4/s320/image027.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168920364838615298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dalam phase &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;emergency&lt;/span&gt;: Bentuk pelayanan yang diberikan diantaranya meliputi keikutsertaan dalam evakuasi korban, pelayanan medis, pangan, melalui aktifitas pembangunan dan pelayanan beberapa dapur umum, sandang, bahkan mengkontribusi pendirian tendatenda darurat. Untuk mendukung pelayanan di dapur umum, tiap-tiap pagi SSG Yogyakarta berkeliling dari dapur ke dapur untuk mendistribusi bahan makanan. Aktifitas ini dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih Sai dalam pelayanan  telah menginsfirasi dan menggerakkan hati berbagai pihak / komunitas untuk bergandengan tangan dalam misi kemanusiaan ini. Beberapa diantaranya : Astra group, FIF, Telkomsel, PHDI, Rotary Club, dll. Pada saat-saat seperti ini tidak ada ruang bagi pertanyaan siapa aku sipa engkau. Keberagaman lebur dalam kesatuan dengan perekat semangat pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phase &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;rehabilitasi&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;restrukturisasi&lt;/span&gt; didahului oleh pelaksanaan survey dan b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;erbagai kajian untuk menentukan jenis bantuan. yang akan diberikan, diantaranya perbaikan bebe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7ux-Yp8-RI/AAAAAAAAAXQ/XQgrknXhLLc/s1600-h/image029.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7ux-Yp8-RI/AAAAAAAAAXQ/XQgrknXhLLc/s320/image029.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168920682666195218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;ra&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;pa ru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;mah penduduk, pembangunan 63 unit rumah sederhana, rehabilitasi tempat suci (Pura) di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;ang Gede -  Bantul, pembangunan 3 unit Mushola di Gunung Cilik serta perbaikan sumber air bersih da&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;n p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;mbuatan 4 bak penampungan. Phase ini berlangsung sampai 27 Agustus 2006 yang ditandai dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;peresmian oleh ketua Umum SSGI dan dihadiri oleh pejabat desa setempat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikontribusikan oleh SSGI ini diharapkan dapat difungsikan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; memberikan kehangatan bagi penghuninya. Sehangat kasih sayang yang terjalin di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; antara masyarakat dan relawan Sai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9205398025239337139-8633344111784154028?l=sosiocare.ssgi.us' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sosiocare.ssgi.us/feeds/8633344111784154028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9205398025239337139&amp;postID=8633344111784154028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/8633344111784154028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/8633344111784154028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sosiocare.ssgi.us/2008/02/sairam.html' title='S.A.I.R.A.M'/><author><name>SSGI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SRqFGvJTj6I/AAAAAAAAEjc/07Sl0JonUV4/S220/TFTD%2B2008-04-23.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7utFYp8-GI/AAAAAAAAAV4/SlB5euSnhZI/s72-c/image003.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9205398025239337139.post-1979906586491071689</id><published>2008-02-19T16:26:00.000-08:00</published><updated>2008-10-15T18:46:10.801-07:00</updated><title type='text'>Water Project</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t9yop89zI/AAAAAAAAATg/EoIQyy_WJkA/s1600-h/swami-water.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t9yop89zI/AAAAAAAAATg/EoIQyy_WJkA/s320/swami-water.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168863306198087474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 51, 0);font-family:arial;" &gt;“LEBIH DARIPADA SEMUANYA, MANUSIA MEMERLUKAN AIR. AIR ADALAH PENOPANG HIDUP. ENGKAU BISA HIDUP TANPA MAKAN SELAMA BEBERAPA HARI TETAPI ENGKAU TIDAK BISA HIDUP TANPA AIR.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 51, 0);font-family:arial;" &gt;BILA KALIAN SEMUA BAHAGIA MAKA AKU JUGA BAHAGIA, KEBAHAGIANMU ADALAH KEBAHAGIAANKU KARENA ITU PEKERJAAN APAPUN YANG KAU LAKUKAN, LAKUKAN UNTUK KEDAMAIN, KESEJAHTERAAN, DAN KEBAHGIAAN SEMUA ORANG”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sathya Sai Baba, Divine Discourse, 20 maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uMhIp899I/AAAAAAAAAUw/TQnrgbw8nQg/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 595px; height: 15px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uMhIp899I/AAAAAAAAAUw/TQnrgbw8nQg/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168879498224793554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PROYEK AIR BERSIH- JAWA TENGAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uQi4p8-BI/AAAAAAAAAVQ/gI0YY6-13NE/s1600-h/air+%26+baba+Jogja.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uQi4p8-BI/AAAAAAAAAVQ/gI0YY6-13NE/s320/air+%26+baba+Jogja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168883926336075794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;royek pelayanan kemanusiaan di Jawa Tengah boleh dikatakan sebagai mega proyeknya Organisasi Sathya Sai di Indonesia. Proyek ini meliputi; pembangunan 230 tandon penampunagan air bersih plus 13 sumur bor dan sejumlah pipanisasi air termasuk pipanisasi air dari Gunung Merapi ke desa Suroteleng kab. Boyolali sepanjang 7 km. Yang mana rata-rata setiap tandonya menampung air sebanyak 20.000 liter. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sri Sathya Sai Water Project&lt;/span&gt; tersebar di 4 kabupaten yaitu dikabupaten Gunung Kidul (207 tandon), Banthul (16 tandon), Boyolali (5 tandon) dan Magelang (2 tandon) disamping itu, juga dibangun sebanyak 48 Kamar Mandi (WC) tersebar ditempat strategis sekitar tandon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SPacVSJOGTI/AAAAAAAAESA/JCQ2cRVyifI/s1600-h/Water+Tanks+Cetral+Java+230+Ram.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SPacVSJOGTI/AAAAAAAAESA/JCQ2cRVyifI/s400/Water+Tanks+Cetral+Java+230+Ram.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257561504463329586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uMXIp898I/AAAAAAAAAUo/GtpBedtSIXY/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 597px; height: 15px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uMXIp898I/AAAAAAAAAUo/GtpBedtSIXY/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168879326426101698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PROYEK AIR BERSIH - MOJOKERTO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uQ7Yp8-CI/AAAAAAAAAVY/l-VEz_jE2ks/s1600-h/air+%26+babaMojokerto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 163px;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uQ7Yp8-CI/AAAAAAAAAVY/l-VEz_jE2ks/s320/air+%26+babaMojokerto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168884347242870818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di daerah Mojokerto tepatnya di Dusun Dukuh Jati, sebuah daerah yang mengalami kesulitan air bersih, SSGI mengembangkan pelayanan dengan membangun sejumlah sumur di bawah koordinasi Bapak Dewa Putu Sumendra dengan penanggung jawab Bapak Harmaji. Sampai saat diresmikan berhasil dibangun 21 buah sumur gali yang tersebar di 21 tempat srategis. Satu sumur plus pompa manual mencukupi 5 keluarga. Jadi, yang meanfaatkan sarana ini sebanyak 105 KK atau sekitar 420 orang warga. Program ini memiliki keistimewaan, karena dari sumur yang digali, selain mendapatkan sumber air yang lebih bersih, masyarakat juga memperoleh material bangunan (batu) yang cukup banyak, yang bisa digunakan untuk membangun atau dijual. Uniknya lagi, warga tidak megalami kesulitan untuk mengangkat batu-batu tersebut dari galian sumur. Proyek pengadaan air bersih ini juga dibarengi pembagian sembako kepada sejumah 105 KK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uM8op89-I/AAAAAAAAAU4/Jw-wAfrE7ng/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 599px; height: 15px;" src="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uM8op89-I/AAAAAAAAAU4/Jw-wAfrE7ng/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168879970671196130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;PROYEK AIR BERSIH - NUSA TENGGARA TIMUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uL74p896I/AAAAAAAAAUY/JJ_QIzDNzSE/s1600-h/NTT+water+project+-+03.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 158px; height: 112px;" src="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uL74p896I/AAAAAAAAAUY/JJ_QIzDNzSE/s320/NTT+water+project+-+03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168878858274666402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Organisasi Sri Sathya Sai Indonesia mengadakan proyek air minum di desa Mbuliloo, Nusa Tenggara Timur. Kelangkaan air yang menimpa daerah ini telah memaksa para penduduknya untuk bertahan hidup dengan hanya berketergantungan terhadap sebuah sumur yang jauh serta hanya memiliki kedalaman air 5 cm.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah tangki air telah dibangun untuk mengumpulkan air dari sumur tersebut, dan dari tangki tersebut telah dibangun pipa yang terdiri atas sambungan 900 pipa guna mengalirkan air tersebut ke rumah-rumah penduduk desa yang terletak sejauh 7 km; dimana diharapkan supply air bersih tersebut dapat memberikan manfaat bagi 234 kepala keluarga yang bermukim di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhirnya proyek ini telah berhasil mengatasi kesulitan para penduduk yang telah sekian lama menderita akibat kekeringan. Ini merupakan hadiah paling berharga bagi mereka. Pejabat pemerintahan setempat, dengan mengatas-namakan para penduduk desa, menyerahkan sepucuk surat penghargaan &amp;amp; ungkapan terima-kasih kepada Organisasi Sri Sathya Sai Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uNSIp89_I/AAAAAAAAAVA/NN0f1JjQxbA/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 597px; height: 15px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uNSIp89_I/AAAAAAAAAVA/NN0f1JjQxbA/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168880340038383602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PROYEK AIR BERSIH - BANDUNG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uLiIp895I/AAAAAAAAAUQ/rrYwwbgckbg/s1600-h/air+%26+baba+Bandung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uLiIp895I/AAAAAAAAAUQ/rrYwwbgckbg/s320/air+%26+baba+Bandung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168878415893034898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dibangunnya proyek ini berawal dari dilaksanakannya seva kebutuhan Panti Asuhan Abdussalam di Desa Bumi Wangi kecamatan Ciparay Bandung Selatan pertengahan tahun 2007 lalu dan SSG Bandung melihat kondisi warga masyarakat sekitar terutama di RT1 Rw 12 yang mengalami kesulitan dalam memperoleh sarana air bersih, dimana mereka mengambil air di salahsatu sumur milik seorang warga hingga ngantri hingga malam lebih-lebih di musim kemarau bisa sampai malam hanya untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Untuk itulah SSG Bandung merespon kondisi ini dengan membangun proyek air bersih pada awal November 2007 sekaligus sebagai Kado persembahan HUT Bhagawan yang ke 82.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengerjaan proyek ini ternyata tidak seperti yang ditargetkan hanya dua minggu hingga sebulan namun kenyataannya terutama dalam pengeboran sumur molor menjadi tiga bulan dikarenakan kondisi bawah tanah yang berbatu dari kedalam 20 meter hingga 65 meter semuanya batu, jadi butuh waktu untuk mengebor. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan bak penampungan yang menampung 12 m3 air. Akhirnya pada awal pebruari 2008 proyek ini selesai berkat kerjasama warga desa dengan SSG Bandung, dan pada hari sabtu tanggal 16 pebruari 2008 kemarin proyek ini resmi diserahterimakan oleh SSG Bandung yang diwakili korwil III Bapak Agung Krishanananda kepada warga desa bumi wangi RW 12 RT 01. Ternyata lama pengeboran dengan kondisi batuan ini berdamapk positif dengan kualitas airnya yang jernih dan debit yang besar sehingga warga desa tidak repot lagi untuk mengantri lagi mendapatkan air bersih karena dari target 65 Kepala-keluarga yang memakai fasilitas ini sudah ada 41 Kepala-keluarga yang memanfaatkan, sisanya masih dalam proses pipanisasi (pemasangan pipa). Luapan kegembiraan begitu tersa ketika peresmian warga bilang air ini tidak ada bedanya dengan air mineral yang dijual ditoko sampai-sampai  ada yang meminum langsung saking gembiranya. Jernihnya kasih Swami sejernih air Ciparay yang mengalir untuk kita semua.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R9GsD9cDt1I/AAAAAAAAA3M/_w-Ykorrg2Q/s1600-h/www.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R9GsD9cDt1I/AAAAAAAAA3M/_w-Ykorrg2Q/s320/www.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175106630857242450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uNfYp8-AI/AAAAAAAAAVI/qnqE3X6L61I/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 598px; height: 15px;" src="http://bp2.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7uNfYp8-AI/AAAAAAAAAVI/qnqE3X6L61I/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168880567671650306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9205398025239337139-1979906586491071689?l=sosiocare.ssgi.us' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sosiocare.ssgi.us/feeds/1979906586491071689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9205398025239337139&amp;postID=1979906586491071689' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/1979906586491071689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/1979906586491071689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sosiocare.ssgi.us/2008/02/water-project.html' title='Water Project'/><author><name>SSGI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SRqFGvJTj6I/AAAAAAAAEjc/07Sl0JonUV4/S220/TFTD%2B2008-04-23.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7t9yop89zI/AAAAAAAAATg/EoIQyy_WJkA/s72-c/swami-water.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9205398025239337139.post-6570052454077461755</id><published>2008-02-19T16:24:00.000-08:00</published><updated>2008-02-19T23:49:27.953-08:00</updated><title type='text'>Comunity Adoption</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vKkIp8-VI/AAAAAAAAAXw/xenUdHWZOOc/s1600-h/Love%2520Lives%2520By%2520Giving%252007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vKkIp8-VI/AAAAAAAAAXw/xenUdHWZOOc/s320/Love%2520Lives%2520By%2520Giving%252007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168947719485323602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:85%;" &gt;“Sebagai insan yang terlahir di dalam masyarakat, engkau mempunyai kewajiban untuk bekerja demi kesejahteraan dan masyarakat.”,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Pelayanan tidak hanya terbatas pada pelayanan individual. melayani masyarakat juga merupakan pelayanan. Selain pelayanan yang bersifat temporer, Organisasi Sai juga mengembangkan pelayanan masyarakat secara berkesinambungan yang disebut Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat (Community Adoption). Masyarakat yang dimaksudkan di sini, tidak selalu berarti masyarakat luas pada umumnya yang tidak harus yang berdomisili dalam wilayah,  tetapi bisa juga sebuah komunitas tertentu, seperti komunitas anak-anak jalanan, kemunitas pemulung atau komunitas lain yang memerlukan perhatian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vR0Ip8-aI/AAAAAAAAAYY/UUKVwJ6eeaM/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 677px; height: 15px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vR0Ip8-aI/AAAAAAAAAYY/UUKVwJ6eeaM/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168955690944625058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Keluarga Asuh (Family Adoption)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vFc4p8-SI/AAAAAAAAAXY/ejL_W04X0zI/s1600-h/Bedah+Rumah1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vFc4p8-SI/AAAAAAAAAXY/ejL_W04X0zI/s320/Bedah+Rumah1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168942097373133090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Adopsi Keluarga pada dasarnya merupakan pengadopsian keluarga yang kurang beruntung, yang tidak memiliki sanak-keluarga. Program ini penting dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pelayanan yang diberikan seperti bedah rumah, pelayanan kesehatan, bantuan beras dan bantuan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dana secukupnya secara reguler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di samping udara, air merupakan unsur yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Orang-orang yang mudah mendapatkan air, s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vFxIp8-TI/AAAAAAAAAXg/YGCvJB6Q-80/s1600-h/Bedah+Rumah.2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vFxIp8-TI/AAAAAAAAAXg/YGCvJB6Q-80/s320/Bedah+Rumah.2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168942445265484082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ulit menyadari betapa berharganya air ini. Sebagai akibatnya, banyak di antara mereka yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; tidak hanya menghambur-hamburkan air, tetapi juga menimbulkan polusi pada air secara tidak bertanggu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ng-jawab. Ironisnya, masih begitu banyak orang yang harus berjalan cukup jauh demi memperoleh satu p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ot air bers&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ih untuk minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai bentuk pelayanan kepada mereka yang mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih, Organisasi Sai pada beberapa Sai Senter melaksanakan projek pengadaan air bersih di beberapa desa yang mengalami kekeringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vTrIp8-bI/AAAAAAAAAYg/QVaBJk_fJGw/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 676px; height: 17px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vTrIp8-bI/AAAAAAAAAYg/QVaBJk_fJGw/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168957735349057970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Desa Binaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Seraya - Karangasem, Bali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vLMIp8-WI/AAAAAAAAAX4/t6ZQ00mR48k/s1600-h/waterproject+seraya-78.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 81px; height: 122px;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vLMIp8-WI/AAAAAAAAAX4/t6ZQ00mR48k/s320/waterproject+seraya-78.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168948406680090978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Desa Seraya Timur yang berada di wilayah Karangasem ditetapkan sebagai desa binaan karena desa tersebut ditinjau dari beberapa aspek kehidupan masih memerlukan tidak hanya bantuan tapi juga pembinaan. Dari segi geografis, desa tersebut termasuk desa yang kekurangan air (kering). Kekeringan ini berdampak pada pola hidup sehat dan kesehatan masyarakat desa serya. Untuk mengatasi hal tersebut, ada 3 hal yang perlu diperhatikan: pengadaan air bersih, pelayan kesehatan, dan pendidikan, yang dilaksanakan secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;Dalam waktu-waktu tetentu, kami juga mengamati perkembangan untuk melakukan tindak lanjut berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vT_op8-cI/AAAAAAAAAYo/fQaDWkTsHr0/s1600-h/Batas+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 652px; height: 16px;" src="http://bp3.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vT_op8-cI/AAAAAAAAAYo/fQaDWkTsHr0/s320/Batas+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168958087536376258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;“Selamatkan anak-anak dari jalanan”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;“Jangan memberikan uang kepada fakir miskin, berikanlah mereka makanan, ajarilah mereka …”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vMSIp8-XI/AAAAAAAAAYA/sy5XhSa6LtE/s1600-h/Anak.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vMSIp8-XI/AAAAAAAAAYA/sy5XhSa6LtE/s320/Anak.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168949609270933874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mencermati fenomena seperti ini, Sai Study Group Denpasar dengan dimotori oleh para youth-nya telah membentuk Program Community Adoption. Tema yang digunakan adalah “Selamatkanlah anak-anak dari jalanan”. “Ini merupakan program berkesinambungan &amp;amp; jangka panjang yang tidak hanya melibatkan Organisasi Sai dan anak-anak jalanan itu, tetapi juga mengikut-sertakan peran pemerintah, dan yang terpenting para orang-tua anak-anak tersebut,”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bro Alit sebagai koordinator menyampaikan: di bagian Timur Kota Denpasar, terdapat dua persimpangan jalan utama dimana terdapat sebanyak 27 anak-anak berusia antara 5 – 12 tahun didampingi oleh 3 orang dewasa; mereka menjalani kehidupan sebagai pengemis. Income rata-rata harian mereka adalah sekitar Rp. 20,000 hingga Rp. 25,000. Ini merupakan jumlah setelah dikurangi jajan makanan dan minuman mereka. Dengan demikian, minimum income bulanan adalah Rp. 800,000 per anak. Luar biasa! Jumlah itu masih lebih besar dari upah minimum regional propinsi Bali dan bahkan Jakarta sekalipun. Dengan asumsi setiap orang-tua mempunyai setidaknya 2 orang anak, berarti setiap bulannya mereka bisa mendapatkan income sebesar Rp. 1,600,000. Sungguh suatu jumlah yang mengiurkan bagi para orang-tua yang tuna wisma dan mereka menganggapnya sebagai sumber income yang baru bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi uang yang dihasilkan itu tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan pengorbanan yang diberikan oleh anak-anak tersebut. Hidup di jalanan tanpa cinta-kasih dan perlindungan orang tua sungguh sangat menyedihkan. Semuanya ini merupakan kepahitan yang harus mereka hadapi dan mereka-pun sudah terbiasa dengan itu semuanya. Tambahan pula, terkadang mereka dikejar-kejar oleh aparat kepolisian ataupun satpam. Kondisi demikian sangat berpotensi untuk menjadikan mereka tumbuh menjadi manusia liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, para anak-anak jalanan itu sangat tertarik dengan Program Community Adoption. Berkat blessing dari Sad Guru, kami telah mengajari mereka hal-hal yang mereka butuhkan untuk belajar. Mereka berdoa, bernyanyi dan juga menari! Melalui aktivitas-aktivitas hiburan, kami mengajari mereka tentang cinta-kasih dari Sad Guru. Anak-anak kecil sungguh polos dan murni … dan mereka tidaklah berbeda dengan anak-anak lainnya di dunia ini. Yang mereka perlukan adalah perhatian dan cinta-kasih kita untuk mendukung perkembangannya serta menyadarkan mereka bahwa menjadi pengemis bukanlah pilihan hidup yang harus mereka jalani. Mereka mempunyai talenta/bakat dan kepintaran dibalik penampilannya yang sederhana itu.&lt;br /&gt;Setiap kali kami bertemu, sekarang mereka akan menyanyikan, “Senyum, senyum, seny&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vMj4p8-YI/AAAAAAAAAYI/newPf867vPA/s1600-h/Anak2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vMj4p8-YI/AAAAAAAAAYI/newPf867vPA/s320/Anak2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168949914213611906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;m, teruslah tersenyum…” Sebuah lagu indah yang selalu kita nyanyikan saat kami mengajari mereka tentang PNK. Mereka akan tersenyum kepada kami, bernyanyi bersama, mereka mulai merasa malu untuk tetap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; menj&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;adi pengemis di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat dukungan semua pihak, disertai pemikiran dan semangat positif, kami yakin bahwa Sad Guru, Bhagawan Sri Sathya Sai Baba akan memberikan blessings-Nya terhadap program ini. Kami berharap tidak akan berhenti melakukan yang terbaik bagi mereka yang kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9205398025239337139-6570052454077461755?l=sosiocare.ssgi.us' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sosiocare.ssgi.us/feeds/6570052454077461755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9205398025239337139&amp;postID=6570052454077461755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/6570052454077461755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9205398025239337139/posts/default/6570052454077461755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sosiocare.ssgi.us/2008/02/family-adoption.html' title='Comunity Adoption'/><author><name>SSGI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_M85n7pqhPEA/SRqFGvJTj6I/AAAAAAAAEjc/07Sl0JonUV4/S220/TFTD%2B2008-04-23.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_M85n7pqhPEA/R7vKkIp8-VI/AAAAAAAAAXw/xenUdHWZOOc/s72-c/Love%2520Lives%2520By%2520Giving%252007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
